Ads

Jumat, 26 Februari 2016

Kalau mau nikah Jangan Nunggu Mapan ! kasihan Cewek nya




"Kapan loe nikah bro..., pacaran udah lama juga, kasihan cewek loe ?"
"Bentar bro, ngumpulin modal dulu, kerja dulu, nunggu mapan dulu baru gue lamar dia!"

Waduh, kasihan ceweknya kalau sang cowok seperti ini. Terlebih lagi sang cewek sudah cukup berumur. Iya memang benar, kemapanan menjadi nilai plus bagi yang ingin dan berniat membangun keluarga baru, tetapi hal ini bukan menjadi SYARAT UTAMA bagi seorang laki-laki yang menunggu mapan terlebih dahulu untuk menikahi sang Perempuan.

Memang, mapan akan lebih menjamin masa depan. Lebih mudah satu langkah dari segi ekonomi, lebih membantu dalam artian "menyakinkan pihak keluarga sang cewek". Tapi sebenarnya ini adalah mindset yang tidak melulu benar atau bahkan saya katakan mindset ini SALAH. Kenapa Salah ? Iya, karena kalau menunggu untuk mapan, kita gak akan pernah punya kesiapan untuk menikahi sang kekasih idaman kita.

Ini ane cerita pengalaman ane yang menjadi pengikut aliran "Nikah Muda Sukses Bahagia"

Pertama, Ane waktu niat nikah ane tidak punya apa-apa, bahkan gak punya pekerjaan juga setelah lulus kuliah.

Kedua, Ane nekat melamar cewek yang ane sukai dan langsung ane tembak mau gak ane ajak nikah? dan hasilnya WOW.....!!!! ternyata ada 9 cewek menolak dari 10 cewek yang ane lamar. Oke fine, ane sadar diri, gak masalah, ane mencari partner untuk hidup, menjalani hari-hari dan menghabiskan sisa umur dengan perjuangan bersama. Dan ane benar-benar nyari yang sama-sama paham, Paham dengan alasan kenapa harus menikah, bukan pacaran ? Paham tentang konsekuensi dari sebuah pernikahan yang di dalamnya tidak akan melulu bahagia, senang, suka-ria, hura-hura, dan lain-lain. Paham bahwasannya nikah adalah satu langkah untuk menggenapkan separuh jiwa.

Ketiga, Ternyata niat ane dimudahkan. setelah melamar ke ortu sang cewek, ane sempet ditanya "kerja dimana, mas ?". Waduh, mampus ane 


bersambung......



0 komentar:

Posting Komentar